20170909_114122

DEKRANAS AWARD Bagi Pembina Teladan di Kantor Dekranas, Rumah Kriya Asri – Jakarta

Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS), adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok industri kecil dan menengah (IKM).

Kerajinan yang menopang kehidupan keluarga yang dihadapkan pada kemajuan teknologi industri di satu sisi dan pelestarian nilai budaya bangsa yang harus tercermin dalam produk kerajinan, perlu adanya wadah partisipasi masyarakat bertaraf nasional yang berfungsi membantu dan sebagai mitra pemerintah dalam membina dan mengembangkan kerajinan. Untuk mendukung kelancaran kegiatannya di tingkat daerah, dengan dipayungi Surat menteri Dalam Negeri Nomor : 537/5038/Sospol, tanggal 15 Desember 1981, dibentuklah organisasi DEKRANAS tingkat daerah (DEKRANASDA). Kepengurusan DEKRANASDA dikukuhkan oleh Ketua Umum DEKRANAS atas usulan daerah.

Dewan Kerajinan Nasional  Daerah  disingkat DEKRANASDA merupakan wadah berhimpunnya segenap pemangku kepentingan seni kerajinan di Daerah. Dewan ini memfasilitasi pengembangan kerajinan di daerah.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud Perjalanan Dinas adalah mengikuti Evaluasi Penjurian DEKRANAS Award bagi Pembina Teladan.

Tujuan dari Perjalanan Dinas ini adalah untuk menampilkan Profil Produk Unggulan Sulawesi Utara.

DASAR PELAKSANAAN

  1. Surat dari Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Nomor : 78/DEKRAN/02/VIII/2017 tanggal 29 Agustus 2017.
  2. Surat Perintah Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara No. 094/1478/Sekr tanggal 7  September 2017.

WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN

Pelaksanaan DEKRANAS Award bagi Pembina Teladan  selama 3 (tiga) hari dari tanggal  8  s.d  10 September 2017  di Kantor DEKRANAS, Rumah Kriya Asri, Jl. Ampera Raya No. 1000, Cilandak Timur Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

  1. PESERTA PRESENTASI DEKRANAS AWARD
  2. Dekranasda DKI Jakarta
  3. Dekranasda Jawa Tengah
  4. Dekranasda Jawa Timur
  5. Dekranasda Lampung
  6. Dekranasda Jawa Barat
  7. Dekranasda Kalimantan Utara
  8. Dekranasda Bengkulu
  9. Dekranasda Jambi
  10. Dekranasda Sumatera Barat
  11. Dekranasda Kalimantan Timur
  12. Dekranasda Sulawesi Selatan
  13. Dekranasda Nusa Tenggara Barat
  14. Dekransda Sulawesi Tenggara
  15. Dekranasda Sulawesi Utara

HASIL PELAKSANAAN

Evaluasi Penjurian DEKRANASDA Award Bagi Pembina Teladan  dihadiri oleh Ketua DEKRANASDA Provinsi se Indonesia :

  1. Untuk Provinsi Sulawesi Utara disampaikan oleh Wakil Ketua DEKRANASDA Provinsi Sulawesi Utara dengan diberi kesempatan Presentasi pada tanggal 9 September 2017 dengan durasi waktu selama 30 menit untuk interview dan 10 menit untuk presentasi dan sesi tanya jawab adalah 20 menit.
  2. Pada tahun ini DEKRANASDA Provinsi Sulawesi Utara membawa Materi Presentasi dengan Judul Peran DEKRANASDA dalam Pembinaan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Kerajinan di Sulawesi Utara, dengan mengangkat Kerajinan dari Kelapa sebagai Produk Unggulan atau sebagai Kriya Utama.
  3. Kerajinan dari Kelapa dan Turunannya tersebar hampir diseluruh Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Sulawesi Utara, yang dalam kesempatan ini dikhususkan untuk Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon.

Dasar Pemilihan Produk Unggulan Kerajinan berbasis Kelapa adalah :

  1. Para pengrajin telah mengusahakan kegiatan tersebut secara turun temurun karena bahan baku yang melimpah dimana 80% lahan perkebunan Sulawesi Utara ditanami pohon kelapa. Hal ini dapat menjamin keberlanjutan dari usaha kerajinan tersebut.
  2. Jenis produk dan desainnya berawal dari kearifan lokal yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga seperti peralatan makan dan keperluan rumah tangga lainnya
  3. Usaha tersebut telah berkembang menjadi sumber pendapatan masyarakat yang dapat menunjang perekonomian keluarga.
  4. Produk-produk yang dihasilkan telah dipasarkan baik dalam daerah, antar pulau maupun di ekspor ke Luar Negeri.
  1. Tanggapan dan saran dari para juri, dengan jumlah juri sebanyak 5 orang yakni : a. Hermawan Kertajaya
  2. Rahardi Ramelan
  3. Robby Kusumaharta
  4. Prieyo Pratomo
  5. Kusnan Djawahir

Dengan pertanyaan sebagai berikut :

  1. Perhatikan 3 hal yakni product, customer dan brand
  2. International product
  3. Customer centric
  4. Manado and beyond
  5. Chinese words/characters (contoh selamat datang dengan huruf china)
  6. Kemajuan/pendapatan pengrajin apakah sudah significant
  7. Koordinasi dengan kabupaten/kota
  8. Selain bahan baku kelapa, banyak bahan baku lainnya baik untuk kerajinan dan makanan
  9. Kelembagaan : re-organisasi, re-vitalisasi, re-branding
  10. Pengkaderan pengrajin, kompetensi dan sertifikasi
  11. Belajar dengan kompetitor misalnya dengan Davao-Filipina (kelapa, abaca, dll)
  12. Buatkan Peraturan Daerah di hotel-hotel/penginapan untuk menggunakan produk kerajinan (produk lokal)

Kriya yang diangkat di Sulawesi Utara harus terkait dengan pengembangan pariwisata Sulawesi Utara yang makin meningkat antara lain turis china, dll. Dalam pengembangan kerajinan daerah harus berorientasi pada masalah marketing (pemasaran) dengan menitikberatkan pada aspek-aspek :

  1. Produk yang berkualitas
  2. Siapa customer (pelanggan/konsumen)
  3. Branding harus menarik

Sulawesi Utara sudah sangat dikenal dengan daerah nyiur melambai tapi produk-produk dari kelapa dan turunannya masih sangat kurang jika dibandingkan dengan Philipine yang sudah sangat banyak walaupun produk kayu kelapa tidak atau belum terlalu diminati oleh turis china, tetapi dari aspek pariwisata, upaya untuk mengembangkan produk-produk dengan bahan baku lainnya seperti dari kelapa (sabut tempurung, sabut batang kelapa), dari biji pala, sirip dan sisik ikan, gerabah, dll.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *